Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label dapurletter

Titi DJ & Thomas Djorghi Kolaborasi di “Bertemu 5000 Detik” — Perpaduan Pop, Dangdut, dan Bossanova

 Dua ikon musik Indonesia, Titi DJ dan Thomas Djorghi, resmi berkolaborasi untuk pertama kalinya lewat single “Bertemu 5000 Detik”. Lagu ini menggambarkan kehangatan persahabatan mereka yang sederhana namun bermakna — dari rutinitas kecil seperti makan bareng hingga saling bertanya kabar. Ditulis langsung oleh Titi DJ, lagu ini menggabungkan unsur pop, dangdut, dan bossanova, menghasilkan nuansa musik ringan, manis, dan bergroove. Proses produksi melibatkan Edwin Saladin dan Irvan Natadiningrat (irvnat) sebagai vocal director, sementara Hery Alesis dan Dimas Pradipta menangani mixing dan mastering. “Ini lagu yang menggambarkan kebersamaan hangat dengan orang terdekat. Semoga bisa jadi soundtrack hidup banyak orang,” ujar Titi DJ. Thomas menambahkan, “Begitu dengar lagunya, langsung suka — enerjik dan bikin semangat joget!” Video klip “Bertemu 5000 Detik” disutradarai Joey Christian dengan konsep fun dan penuh warna, menampilkan interaksi natural Titi dan Thomas yang santai dan jena...

Pugar Restu Julian Hadirkan “Nanti Juga Lupa” Bersama Rini Harsono

Musisi dan penulis lagu Pugar Restu Julian, atau Uga, kembali dengan single terbarunya “Nanti Juga Lupa”, yang dirilis pada 31 Oktober 2025. Kali ini, ia berkolaborasi dengan Rini Harsono sebagai vokalis utama. Lagu ini jadi pengingat sederhana tapi jujur untuk siapa pun yang sering terjebak dalam pikiran dan perasaan yang sebenarnya akan reda seiring waktu. “Kadang kita cuma perlu istirahat dan percaya—nanti juga lupa, nanti juga reda, nanti juga lega,” ujar Uga. Secara musikal, “Nanti Juga Lupa” mengusung suasana pop akustik hangat dengan sentuhan lo-fi dan elemen organik khas Uga. Ia menulis, memproduseri, serta memainkan seluruh instrumen dan vokal latar, sementara warna suara lembut Rini memberi kedalaman emosional yang menenangkan. Kolaborasi keduanya menciptakan keseimbangan yang jujur dan ringan—lagu ini terasa seperti soundtrack kecil kehidupan sehari-hari, menemani proses melepas dan berdamai dengan hal-hal yang perlahan akan terasa ringan.

Single Kedua Ninety Horsepower, Gusar: Bukan Tentang Kekalahan, Tapi Keberanian untuk Menerima dan Terus Melangkah

 Ninety Horsepower kembali dengan single kedua mereka, "Gusar," yang rilis melalui Burakku pada 3 November 2025. Berbeda dari narasi umum tentang perjuangan, lagu ini justru mengajak pendengar untuk memahami makna baru dari "berserah", bukan sebagai kekalahan, tetapi sebagai bentuk keberanian untuk terus melangkah ketika segala hal dalam dirimu ingin berhenti. “Masyarakat modern seringkali meromantisasi perjuangan tanpa akhir," tutur Bayu Fajri, penulis lagu. "Dalam 'Gusar', kami justru ingin berbicara tentang kedamaian yang datang ketika kita berhenti melawan hal-hal yang memang berada di luar kendali kita." Lagu ini tercipta dari pengalaman personal Bayu yang merasakan kebutuhan akan suara penenang di tengah tekanan hidup. "Aku menulis 'Gusar' seolah ada versi lain dari diriku yang memberi nasihat di saat-saat tidak pasti," katanya. Vokalis Gina berbagi pengalaman pribadinya: “Di saat-saat paling melelahkan, justru hal-hal ...

SHVRON Rilis ‘SHATTERED’ Ketika Cinta Runtuh Menjadi Kepingan Sunyi

 Solois dan penulis lagu, SHVRON, resmi merilis single terbarunya berjudul “SHATTERED”, sebuah karya yang memadukan sisi rapuh dan emosional dengan energi khas emo modern. “SHATTERED” adalah lagu yang sangat personal, bercerita tentang kehilangan, kepercayaan yang hancur, dan mimpi yang runtuh. Dengan lirik tajam dan vokal penuh luka, SHVRON menggambarkan kehancuran sebuah hubungan yang dulu terasa abadi, namun akhirnya hanya menyisakan kepingan kaca dan sunyi. “Lagu ini tentang sepi yang menyakitkan setelah seseorang pergi tiba-tiba,” ungkap SHVRON. “Semua yang pernah terasa nyata ternyata hanya ilusi, dan pada akhirnya kamu harus belajar menyusun kembali kepingan yang patah.” Lebih dari sekadar lagu patah hati, “SHATTERED” adalah refleksi tentang rapuhnya keindahan dan keberanian untuk tetap bertahan di tengah kehancuran. Lagu ini menggabungkan nuansa girly yang lembut dengan tajamnya sound emo, menghadirkan melodi menghantui dan emosi yang jujur, menjadikannya sebuah karya yang ...

Rock In Solo Festival 2025 – Edisi XXI di Kota Solo Solo, 22–23 November 2025 | Benteng Vastenburg, Kota Surakarta, Jawa Tengah

 Setelah dua dekade konsisten menghadirkan energi musik cadas dan komunitas yang kuat, Rock In Solo kembali dengan edisi ke-21 yang spektakuler.  Tahun ini, festival akan kembali ke akar sejarahnya di Benteng Vastenburg selama dua hari penuh — 22 dan 23 November 2025.  Tema & Visi Bertajuk “Karena Sejarah Belum Selesai Ditulis”, festival ini bukan sekadar panggung musik — melainkan simbol perjuangan, kebersamaan, dan semangat komunitas musik keras yang tumbuh dari keterbatasan dan tantangan.  Penyelenggara menegaskan bahwa “kita akan kembali ke tanah yang sama, berpesta dan melebur dalam bara musik keras yang menyatukan semua.”  Line-up & Format Festival akan menghadirkan tiga panggung: Rajamala (utama), XXI, dan Rockcon — memungkinkan lebih banyak aksi, lebih intens, dan ragam pengalaman yang lebih luas.  Salah satu headline internasional yang telah dikonfirmasi adalah Mayhem, band black metal asal Oslo, Norwegia.  Banyak band nasional dan lok...

‎Bunga Lepas Single Sejenak, Langkah Awal Menuju Album Kelima

 Bunga kembali menyapa penggemar musik Indonesia. Band pengusung aliran rock alternative ini baru saja merilis single terbaru mereka berjudul “Sejenak”. Lagu “Sejenak" bertutur tentang menghargai perasaan sesama, tentang empati, dan tentang cinta. Lagu ini menceritakan betapa tak mudah dan butuh perjuangan batin bagi seseorang yang merasa sendiri meski dikelilingi banyak orang. Diceritakan juga betapa berat perjuangan seseorang yang menyimpan luka yang tak terlihat dan sangat berharap agar kekasih hatinya bisa benar-benar merasakan apa yang dia alami, tanpa harus selalu dijelaskan. “Lirik di lagu ini mengandung makna yang dalam dan emosional, menggambarkan perasaan kesepian, luka batin, dan keinginan untuk dimengerti secara emosional oleh seseorang yang di kasihi dan di cintai,” ucap Tony, yang sempat menjulang bersama Bunga dengan hits “Kasih Jangan Kau Pergi” di era 1990-an. Lagu "Sejenak" sendiri termasuk lagu easy listening, bahkan lebih condong pop balada. Namun, ...

All U Can Hear Gigs Vol.2 Desember 2025 dengan 25 Line Up

 Setelah sukses besar dengan volume pertamanya, Al! U Can Hear Gigs Vol. 2 (AYCHG) siap digelar di Stadion Pakansari, Bogor pada 8-7 Desember 2025. Festival lintas generasi ini akan menampilkan lebih dari 26 musisi papan atas Indonesia dalam satu panggung megah yang menyatukan semangat musik pop dan rock dari era keemasan hingga masa kini. Hadir dengan konsep yang lebih besar, kolaborasi lebih luas, dan pengalaman audio-visual yang lebih megah, AYCHG Vol. 2 menghadirkan musisi legendaris dan bintang muda dalam satu perayaan pop-rock terbesar di Indonesia. Acara ini digagas oleh Ferdi Tahier melalui All U Can Production, berkolaborasi dengan TipTip sebagai co-promotor dan mitra resmi penjualan tiket.  Kolaborasi ini memadukan kekuatan kreatif produksi musik dan inovasi layanan hiburan digital, menjadikan AYCHG Vol. 2 lebih dari sekadar konser, melainkan ajang kolaborasi dan nostalgia yang memanjakan penikmat musik lintas generasi.  “Kami ingin menghadirkan festival yang m...

Jakarta Death Fest 2025 Kembali Kobarkan Semangat Metalheads Jakarta

 Jakarta Death Fest (JDF) 2025 kembali dengan penuh energi, siap mengguncang Bulungan, Jakarta Selatan, pada 23 November 2025. Festival metal terbesar di Indonesia ini mengusung tema “Satu Nusa Satu Bangsa”, menegaskan solidaritas komunitas underground dalam memajukan skena metal Tanah Air.  Dengan artwork gelap bertema monster dan pertempuran epik, JDF 2025 telah memicu antusiasme ribuan penggemar sejak pengumuman awal. Lineup Brutal yang Siap Meledakkan Mosh Pit Festival ini menghadirkan line-up garang yang akan memanaskan panggung: Stillbirth, Grausig, Death Vomit, Deadsquad, Prosatanica, Panic Disorder, Radang Kelamin, Murtad, dan Mouthless. Tiket early bird dijual seharga Rp200.000 melalui platform resmi seperti Tiptip.id. Panitia berpesan: “Datang dengan tenaga penuh, karena Bulungan Outdoor akan jadi lautan distorsi dan circle pit!”  Dengan harga terjangkau, JDF 2025 menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi metalhead dari seluruh Indonesia. Jakarta Death Fest 202...

Padi Reborn Siap Rilis Single “Ego”: Kisah Cinta, Gengsi, dan Refleksi 28 Tahun Berkarya

 Hampir tiga dekade menapaki panggung musik Indonesia, Padi Reborn kembali membuktikan konsistensi mereka sebagai salah satu band legendaris Tanah Air. Di usia ke-28 tahun, band yang digawangi oleh Fadly (vokal), Yoyo (drum), Piyu (gitar), Ari (gitar), dan Rindra (bass) akan segera meluncurkan single baru berjudul Ego, sebuah karya yang menandai babak baru dalam perjalanan musik mereka. Ego menjadi single perdana dari album terbaru Padi Reborn bertajuk “Dua Delapan” — angka yang tidak hanya merepresentasikan usia band sejak pertama terbentuk, tapi juga terhitung delapan tahun sejak mereka kembali dengan semangat baru pada 2017. “Dua Delapan” menjadi full album ke-8 yang berisi lagu-lagu baru, dan Ego jadi nomor pembuka yang kuat, emosional, sekaligus relevan dengan realitas hubungan manusia masa kini.  “Setiap karya baru adalah perjalanan. Di lagu Ego, kami mencoba menghadirkan sisi lain Padi Reborn, tapi tanpa kehilangan roh yang membuat kami menjadi kami,” ungkap Fadly, sang...

SPEAK UP Rilis “PULANG” dengan Semangat yang Tak Boleh Padam

 Band punk rock asal Jakarta, SPEAK UP, resmi merilis single terbaru berjudul “PULANG” di berbagai platform digital seperti Spotify, YouTube, dan Apple Music. Lagu ini bukan sekadar karya musik, tapi juga pernyataan sikap atas tragedi yang pernah mengguncang nurani bangsa. Ditulis oleh Gery Xhaqala, tentu dengan tambahan dan di sempurnakan oleh Ali, “PULANG” lahir dari kisah nyata seorang pejuang muda yang gugur saat aksi demonstrasi. Dalam balutan musik punk rock yang enerjik dan emosional, SPEAK UP menghadirkan pesan kuat tentang perlawanan terhadap ketidakadilan dan pentingnya keberanian bersuara. Dirilis bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, lagu ini menjadi simbol semangat persatuan dan perlawanan generasi muda terhadap tirani.  Dengan aransemen intens dan lirik yang menggugah, “PULANG” diharapkan bisa menjadi anthem bagi mereka yang menolak tunduk pada kekuasaan yang menindas. Lagu “PULANG” menandai era baru perjalanan musik SPEAK UP — lebih tajam, lebih berani, dan lebi...

Sigit Wardana Rasakan Perih di “Luka Tak Berdarah”

 Sigit Wardana penyanyi, pencipta lagu sekaligus vokalis band kembali hadir di blantika musik tanah air dengan single terbarunya bertajuk “Luka Tak Berdarah (LTB)” di tahun 2025 ini. Ada yang berbeda dari rilisan terbaru pelantun lagu “Kisah Hidup Bapak-bapak” ini, lagu ini adalah lagu out of the box buat Sigit Wardana. Sebuah lagu yang mengisahkan sakitnya kehilangan yang tak terlihat tapi sakit begitu dalam sehingga lagu ini terasa mellow berbeda dengan lagu-lagu miliknya sebelumnya. “Lagu bercerita tentang rasa kehilangan yang tak terlihat secara fisik, “luka” yang tak berdarah tapi meninggalkan bekas perih di hati. Tokoh lagu merindukan pengertian dari orang yang pergi, berharap si mantan bisa merasakan posisi dan luka yang ditinggalkan. Intinya: rindunya nyata, sakitnya ada, tapi tak tampak di luar, lebih ke luka batin dan penyesalan”, ujar Sigit Wardana “Pesan lagi ini, jangan remehkan luka yang tidak terlihat. Lagu ini juga mengajak untuk berempati, mencoba mengerti posisi o...

Écoutez Hadir dengan Single Terbaru “Cerita Kita”

Setelah mengeluarkan single yang berjudul “Kembali” pada tahun 2023 lalu, band pop jazz era awal 2000-an, Écoutez, kembali menyapa para pendengar setia dengan merilis single terbaru berjudul “Cerita Kita”, yang akan hadir serentak di seluruh platform digital mulai 31 Oktober 2025. Terbentuk sejak 1 November 2005, Écoutez yang kini digawangi oleh Delia (vokal), Leo (bass), Iyas (keyboard), dan Jay (drum) dikenal melalui sejumlah lagu hits populer seperti “Percayalah”, “Simpan Saja”, dan “Are You Really the One”.  Selama hampir dua dekade berkarya, Écoutez telah melekat di hati para penikmat musik Indonesia dengan warna pop jazz yang khas. Jika sebelumnya Écoutez identik dengan lagu-lagu bertema patah hati, kali ini mereka menghadirkan nuansa berbeda melalui “Cerita Kita”. Lagu ini bercerita tentang persahabatan yang erat dan perjalanan panjang para personel sebagai sebuah keluarga, termasuk kembalinya Delia setelah sempat meninggalkan band selama 12 tahun.  “Lagu ini adalah ung...

Kunto Aji Rayakan 10 Tahun “Generation Y” dengan Single Rework “2025 Masih Asik Sendiri”

Sepuluh tahun sejak lahirnya Generation Y (2015), Kunto Aji menandai momen satu dekade album debutnya dengan merilis single baru bertajuk “2025 Masih Asik Sendiri.” Lagu ini merupakan versi aransemen ulang dari Terlalu Lama Sendiri—salah satu nomor paling ikonik dari album tersebut. “Kalau kita merayakan sesuatu, ada sesuatu yang perlu dikeluarkan. Karya baru belum memungkinkan sekarang, jadi yang paling masuk akal adalah merework yang sudah ada,” ujar Kunto Aji. Aransemen baru ini membawa pergeseran makna. Jika versi lama bernuansa reflektif dan melankolis, versi 2025 menghadirkan tafsir yang lebih terbuka dan memberi ruang bagi pendengar untuk menemukan arti masing-masing. “Masih Asik Sendiri itu pertanyaan yang membuat orang menoleh, dan setiap orang bisa punya pemahamannya sendiri,” tuturnya. Lewat karya ini, Kunto Aji juga mengajak untuk memaknai hidup di tengah hiruk-pikuk dunia—mulai dari hal paling dekat hingga renungan yang menembus langit-langit keseharian. “Aku sendiri mulai...

HAMMERSONIC 2026: My Chemical Romance Siap Guncang Jakarta!

 Festival musik cadas terbesar di Asia Tenggara, Hammersonic, resmi mengumumkan lineup fase pertama untuk edisi ke-10 bertajuk “Decade of Dominion.” Acara ini akan digelar pada 2–3 Mei 2026 di NICE, Jakarta, di bawah naungan Ravel Entertainment. Nama paling mencuri perhatian tentu saja My Chemical Romance, yang siap menjadi magnet utama festival ini. Band legendaris asal New Jersey itu akan tampil bersama deretan pengisi lain seperti Parkway Drive, New Found Glory, Memphis May Fire, Blessthefall, Of Mice & Men, Fleshgod Apocalypse, Knuckle Puck, dan Asking Alexandria. Meski baru fase pertama, lineup ini sudah cukup untuk membuat para penikmat musik rock dan metal bersiap “mosh” massal. Pihak penyelenggara juga menjanjikan masih ada deretan nama besar lainnya yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Sebagai festival yang sudah menjadi ikon bagi komunitas musik keras di Indonesia, Hammersonic 2026 diharapkan menjadi ajang reuni emosional sekaligus perayaan satu dekade eksistensi ya...